MAARIF Institute
02 Oktober 2013

Pemimpin Jangan Gunakan Kekuasaan sebagai Mata Pencaharian

Pengarang: http://www.metrotvnews.com

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemimpin diharapkan jangan menggunakan kekuasaan sebagai mata pencaharian.

Mantan Ketua PP Muhammadiyah Syafii Maarif menegaskan bangsa kini membutuhkan pemimpin yang tidak menjadikan kekuasaan sebagai mata pencaharian karena masyarakat sudah jenuh dengan diisintegritas pemimpin.

"Bangsa butuh pemimpin nasionalis sejati, penuh patriot," ujar Syafii Maarif di Jakarta, Minggu (29/9).

Syafii juga mengingatkan bahwa bangsa sedang berjalan ke tahun politik 2014, dimana kesadaran masyarakat untuk memilih pemimpin yang berjiwa
patriot dan dapat memaknai arti nasionalisme sangat penting untuk perjalanan bangsa.

Rasa patriot dan nasionalisme, kata Syafii, dapat dicerminkan dari bagaimana pemimpin melindungi aset bangsa, termasuk sumber daya negara dari keserakahan asing.

"Kedaulatan ekonomi kita sekarang sedang diacak-acak, bangsa sudah bosan dengan pemimpin yang tidak jelas dalam mengambil kebijakan," ujar dia.

Kebijakan pemimpin, kata Syafii, harus dapat diterjemahkan dalam tindakan terukur, bukan hanya retorika belaka yang justru dapat menimbulkan antipati masyarakat.

"Bangsa ini sudah lelah dengan kepemimpinan yang tidak jelas, dan hanya basa basi belaka," ujar Syafii Maarif. (Antara)

Tanggal Muat:02/10/2013 10:49:00 [admin]



28/07/2015
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA- PM Inggris David Cameron menyempatkan berdialog dengan lima tokoh muda dalam kunjungan kenegaraannya ke Jakarta, Selasa (28/7/2015).
28/07/2015
Jakarta - Perdana Menteri Inggris David Cameron melakukan lawatan diplomatik ke Indonesia. Salah satu agendanya berdialog tentang keberagaman dengan 5 pemuda-pemudi Indonesia di Masjid Sunda Kelapa
18/07/2015
TRIBUN PONTIANAK.CO.ID, JAKARTA - Aksi penyerangan terhadap umat Islam yang sedang menjalankan Salat Id di Tolikara, Papua (17/7/2015) telah menodai suasana kerukunan antarumat beragama.
18/07/2015
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Aksi penyerangan terhadap umat Islam yang sedang menjalankan Salat Id di Tolikara, Papua (17/7) telah menodai suasana kerukunan antarumat beragama. ‎
15/07/2015
Jakarta, CNN Indonesia -- Setelah sebelumnya mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Buya Syafii Maarif yang meminta Presiden Indonesia Joko Widodo merombak pimpinan lembaga penegak hukum,