MAARIF Institute
02 Oktober 2013

Pemimpin Jangan Gunakan Kekuasaan sebagai Mata Pencaharian

Pengarang: http://www.metrotvnews.com

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemimpin diharapkan jangan menggunakan kekuasaan sebagai mata pencaharian.

Mantan Ketua PP Muhammadiyah Syafii Maarif menegaskan bangsa kini membutuhkan pemimpin yang tidak menjadikan kekuasaan sebagai mata pencaharian karena masyarakat sudah jenuh dengan diisintegritas pemimpin.

"Bangsa butuh pemimpin nasionalis sejati, penuh patriot," ujar Syafii Maarif di Jakarta, Minggu (29/9).

Syafii juga mengingatkan bahwa bangsa sedang berjalan ke tahun politik 2014, dimana kesadaran masyarakat untuk memilih pemimpin yang berjiwa
patriot dan dapat memaknai arti nasionalisme sangat penting untuk perjalanan bangsa.

Rasa patriot dan nasionalisme, kata Syafii, dapat dicerminkan dari bagaimana pemimpin melindungi aset bangsa, termasuk sumber daya negara dari keserakahan asing.

"Kedaulatan ekonomi kita sekarang sedang diacak-acak, bangsa sudah bosan dengan pemimpin yang tidak jelas dalam mengambil kebijakan," ujar dia.

Kebijakan pemimpin, kata Syafii, harus dapat diterjemahkan dalam tindakan terukur, bukan hanya retorika belaka yang justru dapat menimbulkan antipati masyarakat.

"Bangsa ini sudah lelah dengan kepemimpinan yang tidak jelas, dan hanya basa basi belaka," ujar Syafii Maarif. (Antara)

Tanggal Muat:02/10/2013 10:49:00 [admin]



28/10/2014
zonalima-Dalam menentukan siapa yang bakal mengisi posisi Kepala Staf Kepresidenan, Presiden Jokowi diminta tak lagi menggunakan politik akomodasi. Presiden harus lebih independen.
29/10/2014
YOGYAKARTA - Untuk membangun Kota Jogja (Yogyakarta) diperlukan Generasi muda yang unggul dan tidak diskriminatif, serta toleran tanpa membedakan warna kulit, Suku, Ras, agama.
29/10/2014
Bertepatan dengan hari sumpah pemuda yang ke 86, Maarif Institute menggelar seminar umum dan Inaugurasi Program Sekolah Kebangsaan “Membangun Karakter, Mendorong Kreatifitas Pelajar”
29/10/2014
YOGYA (KRjogja.com) - Memperingati Hari Sumpah Pemuda, Maarif Institute mengadakan seminar umum Membangun Karakter, Mendorong Kreatifitas Pelajar di SMA N 6 Yogyakarta.
20/10/2014
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pidato kenegaraan yang disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam acara pelantikannya di gedung MPR, Senin (20/10), mendapat pujian dari tokoh Indonesia, Ahmad Syafi’i Maarif.