Entries by Deni Murdiani

Madingsekolah.id Gelar Kompetisi Berbagi Kisah Belajar Memaafkan

Jakarta, Beritasatu.com – Usai hari lebaran, setelah saling memaafkan bagi para pelajar, Mading Sekolah.id mengajak para pelajar menulis agar bisa berbagi kisah mengenai bagaimana dapat belajar saling memaafkan sehubungan dengan Hari Raya Idulfitri. Memaafkan sebagai ungkapan rasa tulus untuk bisa melupakan dan tidak mengingat lagi kesalahan. Melalui tagline Create Differently Create Better diharapkan para pelajar Indonesia dapat berkarya untuk […]

Demokrasi Atau Demosyurakrasi?

Oleh: Hajriyanto Y Thohari Jurnal Maarif, jurnal tentang Arus Pemikiran Islam dan Sosial yang dikelola para intelektual belia asuhan Buya Syafii Ma’arif yang tergabung dalam Maarif Institute, mengintroduksi wacana baru, “Demosyurakrasi”: sebuah proposal yang menarik untuk dipertimbangkan. Demosyurakrasi, mungkin, adalah gabungan dari kata demos=rakyat, syura=permusyawaratan, dan kratos=pemerintahan. Walhasil, jika demokrasi diartikan sebagai pemerintahan rakyat, atau […]

Tangkal Radikalisme dari Bangku Sekolah

JAKARTA – Paham-paham radikal yang bertentangan dengan kondisi masyarakat Indonesia yang cinta damai ditengarai telah merasuk ke berbagai aspek kehidupan. Untuk mencegah kemungkinan terburuk yang bisa melanda bangsa Indonesia, seluruh komponen masyarakat harus bahu membahu untuk menangkal radikalisme. Salah satu cara yang mendesak untuk dilakukan adalah melalui banku pendidikan. “Lembaga pendidikan termasuk wilayah yang rawan […]

Jalan Panjang Demokrasi Indonesia (I)

REPUBLIKA.CO.ID, Oleh: Ahmad Syafii Maarif Napas artikel ini masih merupakan kelanjutan dari “Resonansi” Selasa, 18 Juni yang lalu. Bedanya, kali ini demokrasi ditempatkan pada lensa politik Indonesia yang lebih luas, tidak sekadar menyoroti perilaku politisi sumbu pendek sebagai salah satu musuh utama sistem ini.  Ada artikel baru yang menarik Prof Paige Johnson Tan PhD dari Departemen […]

Musuh Demokrasi Itu Politisi Sumbu Pendek

REPUBLIKA.CO.ID, Oleh: Ahmad Syafii Maarif Saya tidak setuju dengan pandangan bahwa untuk menciptakan sebuah sistem demokrasi yang sehat dan kuat perlu waktu ratusan tahun. Biasa yang dijadikan rujukan adalah Amerika Serikat yang harus menunggu sekitar 250 tahun setelah kemerdekaannya pada 1776, baru bangunan demokrasinya berada pada tingkat yang sekarang ini, dan itu pun bukan tanpa masalah pada era politik […]

Agama, Homo Sapiens, dan Politik Pascakebenaran

REPUBLIKA.CO.ID, Oleh: Ahmad Syafii Maarif Artikel ini barulah merupakan uraian selintas mengenai pokok bahasan yang berat, fundamental, dan ruwet. Karena sifatnya yang selintas, orang tidak akan menemukan sesuatu yang mendalam, komprehensif, dan perinci saat membacanya. Dalam bacaan saya, semua agama sama-sama ingin membangun peradaban yang adil dan asri, bukan mendorong munculnya kebiadaban yang ganas, zalim, dan […]

Buya Syafii Mencintai Muhammadiyah

Oleh: Haedar Nashir Hari ini, 31 Mei 2019, Prof Dr H Ahmad  Syafii Maarif berulang tahun ke-84. Kita akrab menyebutnya Buya atau Buya Syafii.  Meski, ketika awal dipanggil Buya, sering beliau menimpali dengan seloroh, “Apa Buya, nanti  buaya”. Jawaban sangat egaliter seperti orangnya. Kita sulit menemui tokoh besar yang begitu egaliter, humanis, dan demokratis seperti […]

Agama, Homo Sapiens, dan Politik Pascakebenaran

Era pascakebenaran sama saja dengan era sarat kebohongan, sarat hoaks. REPUBLIKA.CO.ID, Oleh: Ahmad Syafii Maarif Artikel ini barulah merupakan uraian selintas mengenai pokok bahasan yang berat, fundamental, dan ruwet. Karena sifatnya yang selintas, orang tidak akan menemukan sesuatu yang mendalam, komprehensif, dan perinci saat membacanya. Dalam bacaan saya, semua agama sama-sama ingin membangun peradaban yang adil […]

Zaken Kabinet

Zaken Kabinet diharapkan menjadi salah satu solusi membentuk pemerintahan pro rakyat REPUBLIKA.CO.ID, Oleh: Ahmad Syafii Maarif Gagasan pembentukan Zaken Kabinet (kabinet yang diisi oleh para menteri yang ahli, berintegritas, dan punya kepedulian yang tinggi untuk kepentingan bangsa dan negara) bukan sebuah gagasan untuk menyingkirkan peran parpol dalam pemerintahan. Parpol sebagai salah satu pilar terpenting dalam sistem […]

Sudah 440 Nyawa KPPS Melayang

REPUBLIKA.CO.ID, Oleh: Ahmad Syafii Maarif Dalam Resonansi pekan yang lalu berdasarkan sumber Republika, sudah tercatat 272 petugas KPPS (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara) yang wafat. Baru berjalan seminggu, Republika (5 Mei 2019, hlm. 3) kembali mengutip sumber KPU bahwa jumlah nyawa yang melayang sudah berada pada angka 440. Pada bagian akhir Resonansi, 30 April saya menulis: “Saya juga kecewa berat […]